Sejak menikah terus terang kami belum pernah meluangkan waktu untuk sekedar berduaan menikmati traveling. Niat untuk traveling itu kembali muncul ketika kami berdua membulatkan tekad berkelana ke bali untuk beberapa hari. Dengan berbekal tas punggung ala ‘bule’ menenteng tas panggul kami memulai petualangan. Tiket pesawat lion air kami dapat dengan harga agak miring karena paket promo (no refoud-no cancle | pokoknya kalau nggak jadi ‘hangus’. berangkat sore hari dari bandara juanda pesawat dijadwalkan berangkat pukul 3 sore WIB, berhubung juanda hujan lebat, air nyaris menggangu landasan pacu, setelah dideley ampe jam 4 WIB akirnya pesawat datang juga,.. yahuuuu,…. boarding,.. langsung menuju kursi, yahh,..

namanya lagi promo, hampir semua kursi pesawat penuh (peakseason kalee..) maklum lah yang penting bisa ke angkut hehe… Landing di ngurah rai WIB selisih 1 jam dengan WITA tak ayal kami nyampe sana udah magrib

hari 1 kami menginap di cottages sekitar Kuta,

selain dekat dengan pantai kute yang terkenal itu, kami juga ingin menghabiskan malam sambil menikmati lalu lalang tourist sekitar jalan menuju Kuta,..

berikut ini adalah jepretan2 sekitar kute :

pantai kuta

jalan2 pagi hari depan hard rock

cerita ketika tamasya di bali

Uluwatoe - bali

Tamasya